langit mulai menurunkan anak buahnya
aku bersorak gembira
mungkin tidak hanya aku
mungkin si tanaman pemilik berbagai warna juga bersorak
atau bisa saja seluruh di bumi ini bersorak
satu persatu langit menurunkan anak buahnya
memberi kebahagiaan
terutama diriku
berlari keluar dan mulai merasakan kebahagiaan
dari tetesan air hujan itu
ternyata tidak semua orang merasa bahagia
akan hujan ini
ah, tak peduli
buat ku hujan itu memberi sedikit kebahagiaan
membuat dingin otakku saat mencapai suhu tertinggi
buat ku hujan lah yang mengumpulkan keluargaku
berada dalam satu ruangan
menikmati kebahagiaan
menunggu cahaya setelah kebahagiaan itu
kalian tau? itu sangat romantis
aku ingat awal terbentuk nya kalimat "hujan itu romantis"
seseorang berkata "hujan itu sama seperti dirimu,dan aku suka"
aku bertanya"mengapa?"
kalian sama-sama romantis
-hujan itu romantis_
Tidak ada komentar:
Posting Komentar