Senin, 21 Maret 2011

AYAH, IBU KALIAN ORANG TERHEBAT DI DUNIA

Saat sendiri seperti sekarang ini, sering aku merenung darimana dan akan ke mana aku ini. Kehidupan ini penuh dengan teka-teki. Tiba-tiba saja aku ada dunia ini. Ya, yang pasti ini bukan tanpa alasan. Ada satu hal yang merupakan alasan yang sangat mendasar: bertaqwa kepada Allah.


12 oktober 1992 seorang bayi kecil lahir ke dunia, orang tua nya merawat dengan penuh kasih sayang, tanpa memikirkan apakah anak itu akan membalas kebaikannya. anak itu tumbuh dengan kasih sayang sampai suatu saat iya mengerti apa itu kasih sayang. 

benar anak itu adalah seorang anak yang baik yang menyayangi orang tuanya dengan penuh kasih sayang seperti saat iya tumbuh dengan penuh kassih sayang dari orang tua nya. apapun yang iya pinta selalu diberi oleh orang tuanya, sampai suatu saat iya tumbuh dewasa remaja yang biasa orang sebut, dimana masa remaja inilah seseorang sedang mencari jati dirinya.

orang tua yang sudah separu baya menatap anak nya dengan penuh harapan
suatu hari gadis remaja itu bicara pada orang tua nya bahwa iya ingin melanjutkan sekolahnya di luar daerah tempat mereka tinggal, orang tua itu hanya terdiam

setiap hari gadis kecil itu bercerita bahwa iya ingin sekali mengenyam pendidikan di daerah orang lain, dan untuk yang pertama kalinya sang ibu menjawab " tidakah terlalu jauh nak?" anak itu menjawab " tidak ayah, ibu, aku akan baik-baik saja disana" tapi tetap saja iya tidak di izinkan oleh orang tua nya. gadis itu marah kepada kedua orang tua nya
suatu saat gadis itu mendengar percakapan ayah dan ibu nya,"yah ibu tak ingin anak kita kuliah terlalu jauh" "tak apa lah bu, toh itu untuk kebaikan anak kita nanti" "tapi ibu khawatir dengan anak kita nanti, siapa yang merawat nya" "ibu, anak kita sudah kita besarkan dengan kasih sayang, kesabaran dan ketaqwaan. iya pasti bisa menjaga dirinya dengan kasih sayang dan kesabaran juga ketaqwaan nanti" 
saat mendengar percakapan mereka gadis itu meneteskan air mata saking tidak kuat nya iya berlari menuju kedua orang tua nya dan lang sung memeluk kedua orang tuanya.

saat nya pun tiba gadis remaja itu lulus dan di terima di perguruan tinggi negeri yang iya idam kan iya senang begitu pun kedua orang tua nya yang sangat hebat telah membesarkannya. mereka meneteskan air mata, ya air mata haru dan bangga pada gadis yang telah mereka rawat dengan penuh kasih sayang dan ketaqwaan.

gadis itu berbicara dan berjanji "AYAH, IBU AKU PERGI DOAKAN AKU. AKU AKAN MERINDUKAN KALIAN. AKU PASTI KEMBALI UNTUK MENEMUI ORANG-ORANG HEBAT SEPERTI KALIAN"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar