Minggu, 12 Februari 2012

Coklat, Cinta pada Gigitan Pertama

Mar 21st, 2009

Coklat, cinta pada gigitan pertama
Coklat, cinta pada gigitan pertama
Coklat memang enak. Rasa manis, gurih, dan creamy-nya sungguh menggoda iman. Tetapi, sering juga dituduh sebagai penyebab jerawat dan kegemukan, sehingga dijauhi. Padahal, cokelat tak ’senakal’ itu, lho.
Kalau Anda mengira berdiet berarti sama sekali tidak bisa menikmati makanan lezat favorit, … tunggu dulu. Anda bisa pegang kata-kata para pakar diet terkini. Mereka justru menyarankan untuk memasukkan makanan lezat favorit dalam menu harian Anda.
Kesukaan Anda pada cokelat, contohnya. Bila keinginan icip-icip cokelat ini dipendam terus, bisa-bisa akan meledak suatu saat. Akibatnya, Anda jadi ngemil cokelat dengan tak terkendali. Hancurlah program diet Anda.
Alasan lain mengapa Anda perlu juga makan cokelat adalah bahwa rasa cokelat yang lezat bisa memuaskan selera, sehingga Anda terhindar dari keinginan ngemil terus menerus. Tetapi, tentu saja, jangan berlebihan, agar program diet Anda tidak kacau.

Coklat Favorit

Karena tahu cokelat tak selalu jahat, cobalah beberapa jenis cokelat yang dijual. Tak bisa disangkal, rasa secara keseluruhan (kadar kemanisan, tekstur, campuran bahan lain di dalamnya, seperti buah atau kacang-kacangan) menjadi pertimbangan dalam memilih cokelat favorit. Kendati mungkin kandungan nutrisinya belum tentu lebih baik daripada yang lain.
Inilah beberapa coklat favoritku, mau mencicipi ?
Jenis CoklatFavoritAlasan jadi favorit
karamelsnickerssnickersAnda akan menyukai teksturnya yang lembut serta perpaduan yang pas antara selai kacang, karamel, dan lapisan cokelat yang menyelubunginya. Memang agak manis, tetapi pas ketika berpadu dengan kegurihan kacangnya.
buah-buahanRitter SportRitter Sport Raisins & HazelnutBuah dan hazelnut-nya padat. Rasa cokelatnya tidak terlalu manis, teksturnya lembut saat mengenai lidah. Benar-benar mantap!
kacang-kacanganvan houten almondVan Houten AlmondPerpaduan antara cokelat susu yang creamydan butiran al-mond yang cukup royal menjadi keunggulannya.
dark coklatdark chocolate silver queenSilverqueen CashewMeskipun terlalu manis sebagai dark chocolate, brand ini lumayan enak.
white coklattoblerone white chocolateTobleroneCokelatnya lembutdan nougat-nya memberi sensasi manis yang unik serta keasyikan sendiri saat mengunyahnya.
nuggetmiloMiloSaat dikulum, kombinasi susu bubuk cokelat dan lapisan cokelatnya pas banget. Ada pahit, manis, dan renyah.

Mengapa Cokelat ?

Cokelat mengandung banyak zat-zat yang bermanfaat untuk tubuh. Diantaranya, flavonoid, yang merupakan antioksidan yang akan melin-dungi Anda dari penuaan yang disebabkan oleh radikal bebas. Flavo-noids juga membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan menye-imbangkan hormon di dalam tubuh lewat produksi nitric oxide.
Khawatir dengan lemak jenuh yang terkandung di dalam cokelat?
Fakta ini mungkin akan menenangkan hati Anda: 60% lemak jenuh di dalam cokelat adalah asam stearic, yang tidak akan meningkatkan kadarkolesterol Anda. Ada juga asam oleat yang dikenal sebagai lemak tak jenuh tunggal yang juga ada pada minyak zaitun. Nah, sisanya inilahyang harus sedikit diwaspadai, yaitu asam palmitik, yang bisa meningkatkan kolesterol dan resiko penyakit jantung.
Tak perlu ragu lagi kan mengulum si manis ini ?

Cokelat dan Diet

Walau cokelat banyak mengandung zat yang baik untuk kesehatan, bukan berati Anda bisa makan cokleat dalam jumlah sesuka hati setiap hari. Yang namanya cokelat ya tetap saja tinggi kalori dan tinggi lemak.
Agar kesukaan Anda makan cokelat ini tidak merusak diet, makanlah cokelat kira-kira 125 kalori per hari, jika Anda sedang melakukan diet 1500-1600 kalori perhari. Jika total kalori yang Anda konsumsi antara 1800-2000 kalori perhari, Anda bisa makan cokelat kira-kira sebanyak 200 kalori perhari.
Namun jika Anda ingin makan cokelat dalam porsi yang lebih banyak, Anda bisa mengurangi konsumsi makanan manis lainnya, seperti kue-kue manis, permen atau cemilan agar total kalorinya tetap sama.

Cari yang Lebih Sehat ?

Yang ini, cukup ’sehat’ untuk Anda konsumsi. Rasanya enak, kandungan nutrisinya juga baik.
Jenis CoklatCoklatAlasan lebih sehat
karamelBaby RuthNestle Baby RuthKandungan lemaknya cukup bersahabat, lebih sedikit dibanding cokelat sejenis. Selain itu, juga mengenyangkan dan tidak terlalu manis.
kacang-kacanganLotte MacadamiaLotte Macadamia ChocolateSerat dalam kacang mampu mencegah penyerapan lemak, kendati dalam jumlah kecil. Baik untuk jantung Anda, kan? Selain itu, kelezatan macadamia tak perlu diragukan lagi.
dark coklatBelgian ChocolateBelgianManisnya alami, tidak ada tambahan pemanis. Dark chocolatenya akan lumer dengan ‘manis’ di dalam mulut Anda. Jangan lupa, kandungan flavonoid-nya yang tinggi sangat baik untuk antioksidan
mintMint PattieNestle Mint PattieAnda pun tak perlu khawatir soal lemak, tidak sampai dua digit\ Rasa mintnya juga unik dan menyegarkan.

Dark Chocolate, Yang Paling Sehat

Dark chocolate juga dikenal dengan sebutan cokelat “bittersweet” atau “semi-sweet”. Tujuh puluh persen kandungan dark chocolate adalah kokoa padat dan sedikit atau bahkan tidak ada gula tambahan. Dark chocolate adalah jenis cokelat yang paling baik untuk kesehatan, karena:
  • Antioksidannya delapan kali lebih banyak daripada stoberi.
  • Mengandung beberapa mineral seperti kalsium, magnesium dan pottasium.
  • Memperlancar aliran darah di arteri.
  • Makan sepotong kecil dark chocolate setiap hari akan menurunkan tekanan darah pada mereka yang memiliki tekanan darah tinggi.
  • Bisa menurunkan kadar LDL, si kolesterol ‘jahat’ sekitar 10 persen. Sangat lumayankan?
  • Memperbaiki mood dan memberikan rasa senang dengan meningkatkan kadar serotonin dan endorphin di otak.

Susu VS Coklat

Jangan minum susu setelah anda makan coklat. Susu akan mengikatkan diri dengan antioksidan pada coklat, dan membuatnya lenyap. Tak bisa lagi membuat anda awet muda donk.